Harap
Hingga detik ini aku hanya mengharapkanmu mencintaiku , entah sampai kapan ku harus menantimu , menunda rasaku , pernah ku coba mengungkap apa yang ada di hati tapi apa daya bibir tak mampu berucap di saat ku melihat matamu . Entah apa yang membuatku tergila padamu .
Awalnya aku tak sungguh sungguh mencintaimu , entah sejak kapan rasa itu hadir . Setiap ku pejamkan mata kau slalu hadir . Melihatmu menatapku berdebar hati yang aku rasa , entahlah apakah kau benar benar menatapku atau hanya aku yang terlalu berhayal . Sikapmu terhadapku sembuatku semakin mengharapkan mu , bahagia saat kau menatapku menggenggam tanganku dan berkata "AKU MENCINTAIMU". Aku hanya dapat terdiam membisu tak tau apa yang harus ku ucap . Sesaat berlalu kau tertawa sesukamu dan berkata "BECANDA" (hancur) . Telah berkalikali perhatian ku berikan tapi kau hanya menganggapku TEMAN . Namun perhatian yang kau beri semakin membuatku tergila olehmu .
Namun , sejak ku tau kau tlah menjadi miliknya tak tau apa yang ingin ku perbuat , marah ? aku siapa ? bahagia ? oh Tuhan tak mampu ku berbahagia di saat hati ku hancur . Hanya air mata yang mewakili segala kelu kesah yang ada di hati ini .
Tidak ada komentar:
Posting Komentar